(tragis) Banyak yang bunuh diri
Tuesday, May 31st, 2005Akhir2 ini banyak banget yang bunuh diri. Anehnya kebanyakan mereka adalah anak2 usia sekolah. Anehnya lagi alasan bunuh dirinya itu karena diputusin pacar atau masalah ekonomi (ga bisa bayar sekolah). Menurut www.kcm.com tahun 2005 ini saja di Jabodetabek sering terjadi kasus bunuh diri dan yang terbanyak di Tangerang sebanyak 12 kasus, dimana yang 6 meninggal dan sisanya bisa diselamatkan. Pernah di salah satu berita,seorang pelajar yang sealamt dari aksi bunuh diri dengan mengikat lehernya pada seutas tali di Tegal, sampai hari gini masih dirawat di rumah sakit. Parahnya tuh bocah ga bisa ngapa2in lagi selain mengerang, sementara kaki dan tangannya mulai mengecil karena tidak bisa lagi digerakkan. Sumbangan dari orang2 yang bersimpati juga katanya sudah habis untuk biaya rumah sakit. Klo udah begini, mo apa coba?
Ga tau harus sedih,prihatin atau malah ketawa miris.Klo soal ekonomi, sebenernya (idealnya) itu kan tanggaung jawab orang tua nge-biayain sampe selese sekolah apapun itu. Klo pun susah, banyak beasiswa yang ditawarkan asal kita mau ngurusin segala prasayaratnya yang emang ribet….
Klo soal putus cinta, duuuuuhhh….hari gini???? Sayang banget gitu loh klo orang bunuh diri atau mencobanya hanya karena alasan putus cinta.Kayak ga ada yang lain yang bisa dilakukan, kayak ga ada orang lain yang bisa menggantikannya.Sungguh sangat disayangkan……
Siapapun juga pasti punya masalah dalam hidupnya, ga kenal jenis kelamin, golongan, status sosial, pendidikan dll. Kata orang bijak, jangan pernah lari dari masalah. Masalah itu ada karena sesuatu hal dimana siapapun harus menghadapi dan menyelesaikannya. Jika pada suatu masa, masalah (apapun itu) seolah terus menerus mengikuti, maka tidak ada salahnya instropeksi diri bukan untuk menyalahkan diri sendiri tapi untuk mencari jalan keluarnya. Anggaplah sebagai ujian, karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan bagi umatnya yang tak sanggup memikulnya.
Gw juga punya kok masalah. Tapi gw ga mau, dan ga pernah sekalipun kepikiran untuk mencoba bunuh diri. Justru gw malah takut klo suatu malam gw tidur n paginya gw ga bisa bangun lagi, sementara masalah gw belum selese…..Belum lagi obsesi, impian dan cita-cita yang gw inginkan serta janji yang pernah gw buat….Cuma gw inget kata nyokap, klo setiap orang tuh udah punya catatan tersendiri dari Tuhan such as kapan lahir, kapan mati, kapan seneng, kapan sedih, kapan stress, kapan bahagia….Its called faith…alias takdir. Klo kata Indah "takdir beda ama nasib atau jalan hidup sesorang. Takdir tuh ga bisa diubah. Tapi nasib bisa asal lo mau usaha (buat ngerubahnya)".
Enclosed, jangan pernah menyerah dan berputus asa…There are still hopes if you wanna try harder… Remember, the happines won’t find you, but you do…